30 OCTOBER 2025

sebuah surat kecil dari Yudha

Waktu itu,aku cuma melihatseseorang dari jauh.Namanya Yosica.

Untuk Yosica.

0130.10.2025

The day I first noticed you

Sebelum kamu
tahu namaku,
aku sudah memperhatikanmu.

Di kantor Indomaret itu, aku sering melihatmu dari jauh. Tingkahmu yang lucu, wajahmu yang manis, cara kamu bekerja—hal-hal kecil yang waktu itu bahkan belum bisa kamu tahu.

ternyata rasa penasaran bisa mulai dari kejauhan.

Yosica
the girl from the front department
02THE FIRST CHAT

A conversation that started with office chaos

“siapa ni?”

Chat pertama kita. Tidak romantis-romantis amat, memang. Tapi aku masih ingat.

Yosica30 Oktober 2025
Halo
Iya?
Maapkeun atas keributan tadi 🙏🙏 Hehe
siapa ni?
Departemen depan
Ooh
IC?
Betul sekali

Lucu ya…
percakapan pertama kita dimulai karena keributan di kantor.
Dan aku belum tahu, ini akan jadi awal dari begitu banyak cerita.

03THE SLOW BEGINNING

Then we started talking

Awalnya cuma
sering chat.

01

Teman kerja

02

Sering chat

03

Saling cerita

04

Saling memahami

05

Mulai menyayangimu

Lebih sering aku yang mulai. Kita ngomongin kerjaan, keluarga, latar belakang, hal-hal yang biasanya tidak gampang diceritakan ke orang baru. Pelan-pelan, aku bukan cuma penasaran—aku mulai menyayangimu.

04GETTING TO KNOW YOSICA

The things I keep noticing

Kamu itu
serba bisa, ya?

Hebat.

Bukan karena semuanya selalu mudah. Tapi karena kamu tetap bangkit setiap kali hidup meminta kamu kuat lagi.

Manja.

Versi kamu yang bikin aku senyum—dan diam-diam selalu ingin aku turuti.

Kreatif.

Kamu selalu punya cara sendiri untuk membuat sesuatu terasa lebih hidup.

Penyayang.

Terlihat dari caramu memperhatikan keluarga, anak kecil, dan orang-orang yang kamu sayang.

Dewasa.

Kamu punya rencana, berani mencoba, dan tidak mau berhenti belajar.

0507.12.2025

81 alasan ku ingin menikahimu

Satu per satu,
karena kamu.

Tap kartu ini. Satu alasan setiap kali—seperti mengenalmu, pelan-pelan.

01

Kamu baik hati

01–20 hal kecil21–48 tentang kita49–81 nanti
06YOUR SIDE OF THE STORY

Turns out, you chose me too

Ternyata,
kamu juga
memilihku.

Kamu pernah membuatku sadar: kamu tidak menyayangiku cuma karena apa yang aku punya. Kamu melihat caraku memperlakukanmu, caraku belajar mengendalikan diri, dan caraku mencoba tidak egois saat menghadapi masalah.

Kamu bilang, bersamaku kamu ingin memperbaiki diri. Kamu ingin memantaskan diri, mendukung apa yang sedang aku usahakan, dan percaya pada masa depan yang sedang kita bangun pelan-pelan.

Di satu titik aku sadar,
aku bukan cuma menemukan seseorang yang kucintai.
Aku menemukan seseorang yang percaya padaku.

07A LITTLE CLOSER

Somehow, you became part of my world

Kamu bertemu
dengan keluargaku.

Ada rasa senang waktu kamu diperkenalkan kepada mamak, ayah, dan adik-adikku. Bukan karena semuanya harus langsung sempurna, tapi karena kamu merasa dihargai—dan ingin terus belajar untuk menjadi bagian dari dunia ini.

Terima kasih sudah datang dengan hati yang terbuka. Rasanya hangat melihatmu di sana.

“Aku ingin terus belajar.” — Yosica
08LITTLE PROMISES

The practical kind of love

Cinta kadang
sesederhana ini.

YOSICA

“Cici akan janji sama kamu, kamu ga akan kelaparan kalau udh nikah sama cici.”

— aku usahakan ada makanan di meja.
YUDHA

“Aku juga nggak akan membiarkan kamu merasa sendirian.”

— bahkan di hari yang paling ramai sekalipun.
0906.11.2025

Someday, our little home

Bukan rumah
yang besar.

Kita pernah membicarakan rumah. Bukan pesta yang besar. Cuma tempat yang cukup untuk pulang, beristirahat, bercerita, dan saling menemani.

Semoga harapan kecil ini selalu punya tempat untuk tumbuh. Pelan-pelan, tanpa perlu terburu-buru.

10THROUGH EVERYTHING

We keep showing up

Aku melihat
perjuanganmu.
Kamu melihat punyaku.

Kamu pernah bilang akan mendukung apa pun yang sedang aku usahakan—masa depan, keluarga, pekerjaan, kehidupan kita. Kamu percaya apa yang kutanam hari ini suatu hari akan dipanen.

Dan aku ingin kamu tahu: aku juga ada di sini. Untuk mendengar ceritamu, merayakan langkah kecilmu, dan mengingatkanmu kalau kamu sedang lupa betapa hebatnya dirimu.

1127.05.2026

Then it was my turn to be celebrated

Beberapa bulan lalu,
giliran aku yang dirayakan.

“Aku bangga sama perjuanganmu.”

“Aku tahu kamu berjuang untuk keluarga.”

“Semoga kuliah, pekerjaan, dan semua urusanmu dimudahkan.”

“Semoga kita dimudahkan menuju pernikahan.”

Kamu melihat sisi yang kadang kusimpan sendiri. Aku ingat itu.

Aku menyimpan kata-kata itu baik-baik.

1226 SEPTEMBER 2026

Dan sekarang…
giliran kamu.

26 SEPTEMBER 2026

HAPPY
BIRTHDAY,
YOSICA.

Yosica

Kamu pernah bilang, hadiah ulang tahun yang paling kamu inginkan bukan barang. Lebih baik uangnya ditabung untuk menikahi kamu.

Semoga suatu hari nanti aku bisa mengubah semua percakapan tentang “nanti” menjadi kenyataan—dengan cara yang baik, dan pada waktu yang tepat.

A personal letter

Untuk Yosica,

Terima kasih sudah menjadi perempuan yang pertama kali aku lihat dari kejauhan, lalu menjadi seseorang yang paling ingin aku dekati.

Terima kasih sudah membiarkanku mengenal sisi-sisi dirimu yang tidak semua orang bisa lihat. Sisi yang kuat, lembut, manja, berani, dan kadang masih suka bilang “xixi”.

Terima kasih sudah percaya padaku. Terima kasih sudah mendukungku. Dan terima kasih karena sampai hari ini, kamu masih memilih berjalan bersamaku.

Aku mungkin belum selalu tahu cara paling sempurna untuk mencintaimu. Tapi aku tahu, aku ingin terus belajar—seperti kamu yang selalu ingin belajar juga.

Masih banyak cerita yang belum kita tulis.

Happy birthday, Yosica.
I love you.
— Yudha · 26 SEPTEMBER 2026

The next page is ours

# TO BE
CONTINUED...

Klik tanggal pertama kalau kamu mau mengingat semuanya dari awal lagi.

30 October 2025↓26 September 2026↓Next chapter...